News
Ekonomi Terpukul Corona, Dunia Kompak Gelontorkan Stimulus

Thursday, 12 March 2020

Ekonomi Terpukul Corona, Dunia Kompak Gelontorkan Stimulus

JAKARTA. World Health Organization (WHO) atau badan kesehatan PBB menetapkan wabah virus Corona atau Covid-19 sebagai pandemi menyusul penyebaran cepat virus tersebut ke berbagai belahan dunia. Untuk menangkal dampak negatif virus mematikan tersebut terhadap perekonomian, sejumlah negara di dunia kompak mengeluarkan serangkaian stimulus ekonomi.  

Indonesia 

Indonesia menyiapkan beragam stimulus—fiskal, moneter, dan pasar modal—untuk menimimalkan dampak negatif penyebaran virus corona (Covid-19) terhadap stabilitas ekonomi dan pasar keuangan nasional. Pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara serempak merespons sebaran virus Corona dengan masing-masing mengeluarkan kebijakan stimulus.  

Baca juga: Ragam Stimulus Indonesia Tangkal Dampak Corona 

Amerika Serikat 

Dikutip dari cnbcindonesia.com, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjanjikan paket bantuan ekonomi guna meredak efek buruk dari sebaran virus mematikan asal Wuhan, China tersebut. Opsi stimulus yang dijanjikan kemungkinan berupa pemotongan pajak penghasilan (PPh) hingga nol persen dan keringanan pajak bagi industri pariwisata, termasuk biro perjalanan dan maskapai penerbangan. 

Selain itu, Pemerintah AS juga akan melakukan beberapa upaya untuk membantu para pekerja yang dibayar per jam (partimer). Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menuturkan, kebijakan stimulus tersebut lebih menargetkan para pekerja dan pelaku usaha kecil, karena mereka dianggap kalangan yang paling terpukul dari pandemi Covid-19.  

Selain itu, Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) atau The Fed juga memangkas suku bunga acuan sebesar 0,5% atau 50 basis poin menjadi 1%-1,25%. Pemangkasan suku bunga tersebut dilakukan di luar rapat rutin bulanannya.  

Uni Eropa 

Bergeser ke Benua Biru, para pemimpin Uni Eropa dan negara-negara anggota pun bersepakat  untuk melonggarkan aturan belanja. Kesepakatan yang dihasilkan pada 10 Maret 2020 itu juga mencakup mobilisasi dana sekitar EUR 25 miliar untuk mengatasi dampak ekonomi dari Virus Corona. Pengawas perbankan Uni Eropa juga menegaskan bahwa mereka akan tetap fokus untuk memastikan terjaganya operasional perbankan.  

"Kesehatan warga kami adalah prioritas pertama", kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel seperti dikutip dari euractiv.com

Jepang 

Sementara itu, Pemerintah Jepang telah mengumumkan paket kebijakan stimulus senilai USD 4,1 miliar untuk menahan pukulan ekonomi yang diakibatkan oleh sebaran wabah Corona. Terkait hal ini, Pemerintah Negeri Sakura akan memanfaatkan sisa cadangan anggaran fiskal sebesar JPY270 miliar untuk membantu perusahaan kecil dan menengah dalam mengajukan pinjaman tanpa bunga. Termasuk juga pemberian subsidi bagi warga yang terpaksa cuti karena sekolah diliburkan.  

Korea Selatan 

Respons serupa juga dilakukan Pemerintah Korea Selatan, dengan mengalokasi anggaran tambahan senilai KRW 11,7 triliun atau setara dengan USD 9,7 miliar untuk melawan dampak wabah Covid-19 terhadap pasokan barang dan daya beli masyarakat.  

Menteri Keuangan Korea Selatan Hong Nam-ki menuturkan prioritas penggunaan anggaran tambahan tersebut untuk menunjang sistem kesehatan, perawatan anak, dan pasar luar ruangan. Namun, realisasinya akan bergantung pada persetujuan parlemen.  

Dia menambahkan, kondisi ekonomi negaranya berada dalam keadaan darurat sehingga pemerintah juga perlu memfokuskan kebijakan pada upaya meminimalkan dampak sebara virus Corona terhadap ekonomi, terutama untuk sektor-sektor yang rentan seperti usaha kecil, menengah dan wiraswasta.  

Australia 

Kemudian, dikutip dari Reuters, pemerintah Australia juga mengucurkan dana paket kesehatan sebesar USD 1,56 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun klinik serta menawarkan fasilitas gratis bagi penduduk yang ingin berkonsultasi dengan dokter melalui panggilan video. (Ken/Ags)



Related


Global Recognition
Global Recognition | Word Tax     Global Recognition | Word TP
Contact Us

Jakarta
MUC Building
Jl. TB Simatupang 15
Jakarta Selatan 12530

+6221-788-37-111 (Hunting)

+6221-788-37-666 (Fax)

Surabaya
Graha Pena 15th floor
Jl. Ahmad Yani 88
Surabaya 60231

+6231-828-42-56 (Hunting)

+6231-828-38-84 (Fax)

Subscribe

For more updates and information, drop us an email or phone number.



© 2020 All Rights Reserved
Need Our Services?