Event
Sambut HUT ke-23, MUC Library Gelar Bedah Buku You Do You

Monday, 18 July 2022

Sambut HUT ke-23, MUC Library Gelar Bedah Buku You Do You
Fellexandro Ruby, penulis buku You Do You memaparkan konsep ikigai dan kaitannya dengan passion dalam acara Bedah Buku You Do You

JAKARTA. Segala hal terkait pencarian passion memang selalu menjadi pembicaraan yang tidak ada habisnya. Sebab, proses pencarian passion ini memang susah-susah gampang. Banyak yang mengatakan jika mampu menemukannya maka hidup menjadi lebih mudah, karena kegiatan seperti bekerja maupun belajar bukan lagi merupakan hal yang berat tapi justru menyenangkan. 

Namun, penulis buku Mega Best Seller berjudul You Do You: Discovering Life through Experiments and Self-Awareness Fellexandro Ruby, memiliki pandangan yang sedikit berbeda tentang passion. Menurut pengusaha sekaligus influencer ini, passion saja tidak cukup untuk membuat sebuah pekerjaan menjadi hal yang membahagiakan. Berdasarkan pengalamannya, formula yang paling pas untuk menjalani hidup adalah dengan mencari apa yang berada diantara passion dan reward atau penghasilan. Inilah yang disebut konsep Ikigai. 

Proses menemukan Ikigai ini menjadi tema besar dalam acara Bedah Buku You Do You yang digelar oleh MUC Library. Acara bedah buku yang berlangsung pada Jumat (15/7) ini, menghadirkan penulis aslinya, Fellexandro Ruby dan Supervisor Tax Dispute MUC Consulting Titis Sukmaningrum sebagai moderator. 

Dalam acara tersebut, Ruby mengungkapkan, berbekal pengalaman karir di sejumlah bidang yang cukup beragam, dirinya akhirnya menyadari bahwa yang terpenting adalah menyadari apa ikigai yang dimilikinya. Dia pun menguraikan perbedaan mendasar antara passion dan ikigai. Menurut dia, passion adalah apa yang kita minati, namun pada kenyataannya hal itu saja tidak cukup. Sebab passion pun harus diubah menjadi sebuah skill yang mumpuni agar bisa memberikan reward. Selain itu, kita juga harus melihat apakah skill tersebut dibutuhkan dunia. 

“Nah, ternyata nggak bisa kita sekadar based on passion. Karena kita juga harus realistis. Sehingga ikigai itu irisan dari passion, reward dan kebutuhan akan skill itu sendiri,”papar Ruby. 

Karena itu, Ruby menekankan bahwa selain menikmati pekerjaan sesuai passion, kita juga harus tetap aware untuk melihat ke depan peluang-peluang yang ada untuk berkembang. Sebab, bisa jadi skill yang dimiliki saat ini tidak lagi berguna di masa mendatang. 

“Ketika pekerjaan kita sudah out of date. Maka kita harus kawinkan skill kita yang lama dengan skill baru. Kita butuh upgrade diri. Tapi yang lebih krusial adalah kita memahami nilai-nilai hidup,”imbuhnya. 

Sebagai informasi, acara bedah buku ini merupakan rangkaian dari acara HUT MUC Consulting yang ke-23 sekaligus peluncuran MUC Library. Acara yang diikuti sekitar 90 peserta ini berlangsung secara online melalui platform Zoom dan juga disiarkan secara live streaming melalui YouTube MUC Consulting. (KEN) 


 



Related


Global Recognition
Global Recognition | Word Tax     Global Recognition | Word TP
Contact Us

Jakarta
MUC Building
Jl. TB Simatupang 15
Jakarta Selatan 12530

+6221-788-37-111 (Hunting)

+6221-788-37-666 (Fax)

Surabaya
Graha Pena 15th floor
Jl. Ahmad Yani 88
Surabaya 60231

+6231-828-42-56 (Hunting)

+6231-828-38-84 (Fax)

Subscribe

For more updates and information, drop us an email or phone number.



© 2020 All Rights Reserved
Need Our Services?