Friday, 10 January 2020

Layanan e-Billing SSE1 dan SSE3 Dihapus

Layanan e-Billing SSE1 dan SSE3 Dihapus

JAKARTA. Mulai tahun ini, pembuatan kode billing yang biasa digunakan untuk membayar pajak secara elektronik (e-Billing), tidak lagi melalui sistem billing versi SSE1 dan SSE3.

SSE1 dan SSE3 merupakan sistem billing yang selama ini disediakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), untuk mendapatkan kode billing melalui kanal sse1.pajak.go.id dan sse3.pajak.go.id.

Kode billing merupakan kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem e-Billing untuk membayar atau menyetor pajak oleh Wajib Pajak (WP). Sistem e-Billing pertama kali digunakan DJP pada tahun 2016 sebagai implementasi dari Undang-Undang (UU) Keuangan Negara dan UU Perbendaharaan Negara, yang mengharuskan pemerintah membuat Modul Penerimaan Negara (MPN).

Namun, mulai tanggal 1 Januari 2020, DJP menghapus kedua kanal tersebut. Sehingga baik tautan SSE1 maupun SSE3 tidak bisa diakses lagi.

Wajib Pajak yang mau membuat kode billing, bisa log in di website resmi DJP dengan alamat www.pajak.go.id, dengan cara memasukan Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) dan password wajib pajak.

Dalam keterangan resminya, DJP menyatakan perubahan mekanisme pembuatan kode billing ini dilakukan untuk mengintegrasikan sistem e-Billing dengan sistem e-Filling. Integrasi ini diperlukan agar wajib pajak lebih mudah dalam menyelesaikan kewajiban perpajaknnya.

Selain, melalui website DJP, pembuatan kode billing juga bisa dilakukan melalui Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP), laman portal penerimaan negara, bank persepsi, pos persepsi atau secara manual dengan mendatangi petugas.


RelatedNews

Previous Next
Publication
Tax Guide, Tax Blitz, and other complimentary publications to download
Event
MUC Training schedule in 2019: Information and Registration
News
The latest tax related news, articles, infographic, video, and more
top button
Multi Utama Consultindo