90 Persen Tiket Garuda Sudah Terjual

Minggu, 4 Juli 2010

Sebanyak 90 persen tiket pesawat Garuda terjual untuk tiga pekan ke depan sebelum pesawat tersebut resmi beroperasi di Palu, demikian dikatakan Manajer Umum GIA, Cabang Palu, Muhammad Yunus, Minggu (4/7/2010).

Maskapai penerbangan milik pemerintah itu secara resmi beroperasi di Palu pertama kali saat pesawat Boeing 737-400, mendarat pertama kali di Bandara Mutiara, Kamis.

Ia mengatakan, kapasitas penumpang pesawat Boeing tersebut bisa mencapai 160 penumpang, yang melayani penerbangan dari Palu ke Makassar dan Jakarta atau sebaliknya.

"Hingga saat ini masih terdapat permintaan tiket hingga awal bulan Agustus," kata Yunus tanpa menyebutkan secara persis jumlah permintaan tiket itu.

Ia mengatakan, manajemen GIA tertarik beroperasi di Palu karena Sulawesi Tengah saat ini dinilai sedang mengalami perkembangan.

Diperkirakan akan banyak penumpang yang pergi dan datang dari dan menuju provinsi ini. "Ini adalah peluang bisnis yang harus dimanfaatkan," katanya.

Maskapai GIA sendiri pernah beroperasi di Palu pada 1970 hingga pertengahan 1990. Operasional tersebut terhenti karena jumlah penumpang yang semakin menurun sehingga kalau dipaksakan akan merugi.

"Kami optimistis Garuda akan bisa beroperasi di Palu selamanya sejak tahun ini," katanya.

Selain itu, ia juga berharap adanya pesawat Garuda akan semakin meramaikan dunia transportasi udara di Sulteng.

"Masyarakat semakin diberikan banyak pilihan dengan layanan yang semakin memuaskan," ujarnya.

Saat ini, terdapat lima maskapai yang melakukan penerbangan di Bandara Mutiara Palu, yakni Merpati Nusantara Airways, Batavia Air, Lion Air, Sriwijaya Air, dan GIA.

Di Bandara Mutiara Palu sendiri, terdapat sekitar 1.500 penumpang pesawat yang terbagi di 12 kali penerbangan setiap harinya.

Kompas.com

No comments yet.
Leave a comment
  • Name (required)
  • Email (will not be published) (required)
  • Security code (required)
For free subscription of MUC Tax news mailing list, send your email
  • Batam, Kompas - Tim dari Departemen Keuangan, khususnya dari Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, masih mengkaji regulasi dan implementasinya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
MUC Consulting Group
MUC Building
Jl TB Simatupang Kav 15 Tanjung Barat
Jakarta Selatan 12530 Indonesia
Ph. 62-21 788 37 111, Fax. 62-21 788 37 666
Email: info[at]mucglobal.com

© 2009 MUC Consulting Group. All rights reserved.