Lima Bandara Disiapkan untuk Open Sky

Kamis, 14 Januari 2010

JAKARTA,  Pemerintah menyiapkan lima bandar udara internasional di Indonesia untuk memasuki era baru liberalisasi penerbangan. Bandara-bandara tersebut akan dimasukkan dalam ratifikasi Open Sky yang pelaksanaannya dimulai pada 2015 mendatang.

Direktur Angkutan Udara Departemen Perhubungan Tri S Sunoko menyebutkan, lima bandara internasional tersebut adalah Soekarno-Hatta (Jakarta), Kualanamu (Medan), Juanda (Surabaya), Ngurah Rai (Denpasar), dan Hasanuddin (Makassar).

Bandara Kualanamu saat ini sedang dalam pembangunan sebagai bandara yang cukup besar. Diperkirakan bandara ini akan dioperasikan pada awal semester dua 2010. "Bandara itu telah disiapkan untuk menjadi bandara dengan penerbangan unlimited (tanpa batas) baik di dalam negeri maupun internasional. Kalau bisa ya 24 jam terus beroperasi," kata Tri di Jakarta, Rabu (13/1/2010).

Sementara bandara-bandara lain, meskipun telah berstatus bandara internasional dan melayani penerbangan ke luar negeri, jelasnya, tetap bisa melayani penerbangan internasional, tetapi frekuensinya dibatasi.

KOMPAS.com

No comments yet.
Leave a comment
  • Name (required)
  • Email (will not be published) (required)
  • Security code (required)
For free subscription of MUC Tax news mailing list, send your email
  • Batam, Kompas - Tim dari Departemen Keuangan, khususnya dari Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, masih mengkaji regulasi dan implementasinya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
MUC Consulting Group
MUC Building
Jl TB Simatupang Kav 15 Tanjung Barat
Jakarta Selatan 12530 Indonesia
Ph. 62-21 788 37 111, Fax. 62-21 788 37 666
Email: info[at]mucglobal.com

© 2009 MUC Consulting Group. All rights reserved.