Tuesday, 10 September 2019

Formula Penghitungan PPh Orang Pribadi Akan Diubah

Formula Penghitungan PPh Orang Pribadi Akan Diubah

JAKARTA. Pemerintah akan merevisi ketentuan tentang Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi, terutama mengenai besaran tarif dan tingkatan layer penghasilan. Kebijakan ini akan dilakukan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Tujuannya, untuk mendorong agar masyarakat kelas menengah bisa masuk kategori Wajib Pajak yang mendapatkan tarif lebih rendah.

No Lapisan Penghasilan Tarif Pajak
1  Rp 0 s.d Rp 50 juta 5%
2 Rp 50 juta s.d Rp 250 juta 15%
3 Rp 250 juta s.d 500 juta 25%
4 Di atas Rp 500 juta 30%

Baca Juga: Percepat Restitusi, Pengusaha Kena Pajak Berisiko Rendah Bertambah

Selama ini, ketentuan mengenai tarif dan tingkatan layer PPh Orang Pribadi tertuang dalam Pasal 17 Undang-Undang (UU) Pajak Penghasilan (PPh). Berdasarkan beleid tersebut, tarif PPh OP terbesar adalah 30%, berikut struktur tarif yang saat ini berlaku.

Dalam perubahan nanti, rencananya WP yang akan dikenakan tarif 5% adalah yang memiliki penghasilan diatas Rp 50 juta hingga Rp 100 juta, sementara yang dikenakan tarif 30% adalah untuk penghasilan diatas Rp 1 miliar. Namun demikian, jumlah brecketnya atau layernya tetap seperti semula.

Baca Juga: Sepakbola, Pajak, dan Momentum Comeback DJP


RelatedNews

Previous Next
Publication
Tax Guide, Tax Blitz, and other complimentary publications to download
Event
MUC Training schedule in 2019: Information and Registration
News
The latest tax related news, articles, infographic, video, and more
top button
Multi Utama Consultindo