Bendaharawan pajak dioptimalkan

Senin, 2 November 2009

JAKARTA, Direktorat Jenderal Pajak akan fokus mengoptimalkan penerimaan pajak dari bendaharawan pemerintah baik pusat maupun daerah guna mengamankan penerimaan pajak tahun ini yang tinggal 2 bulan lagi.

Dirjen Pajak Mochamad Tjiptardjo mengatakan optimalisasi dilakukan dalam bentuk pengawasan atas setoran pajak yang dilakukan oleh bendaharawan. "Pos ini diawasi benar karena terakhir ada kejadian di Jakarta, empat bendaharawan nggak setor pajak karena tidak diawasi," katanya Jumat.

Bendaharawan adalah pegawai negeri sipil pada instansi pemerintah yang ditunjuk untuk menghitung sekaligus memotong berbagai jenis pajak, menyetorkan kemudian melaporkannya ke kantor pelayanan pajak terdekat.

Jenis pajak yang dipungut adalah withholding tax seperti PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, PPh Pasal 26, dan PPN.

Bisnis Indonesia

No comments yet.
Leave a comment
  • Name (required)
  • Email (will not be published) (required)
  • Security code (required)
For free subscription of MUC Tax news mailing list, send your email
  • Batam, Kompas - Tim dari Departemen Keuangan, khususnya dari Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, masih mengkaji regulasi dan implementasinya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
MUC Consulting Group
MUC Building
Jl TB Simatupang Kav 15 Tanjung Barat
Jakarta Selatan 12530 Indonesia
Ph. 62-21 788 37 111, Fax. 62-21 788 37 666
Email: info[at]mucglobal.com

© 2009 MUC Consulting Group. All rights reserved.