Implikasi Penerapan PSAK 72 dan PSAK 73 terhadap Laporan Keuangan Perusahaan dan Aspek Perpajakannya

Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) telah menerbitkan PSAK 72 tentang Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan yang mengadopsi aturan International Financial Reporting Standars (IFRS) 15 dan PSAK 73 tentang Sewa yang mengadopsi IFRS 16. Kedua PSAK ini akan berlaku efektif 1 Januari 2020 dan wajib diimplementasikan oleh seluruh perusahaan di Indonesia yang menerapkan PSAK.

PSAK 72 akan menggantikan sejumlah standar akuntansi yang berlaku saat ini terkait dengan pengakuan pendapatan, yaitu PSAK 23: Pendapatan, PSAK 34: Kontrak Konstruksi, ISAK 10: Program Loyalitas Pelanggan, ISAK 21: Perjanjian Konstruksi Real Estate, ISAK 27: Pengalihan Aset dari Pelanggan, dan PSAK 44: Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estate.

Adapun PSAK 73 akan menggantikan sejumlah standar yaitu: (a) PSAK 30: Sewa; (b) ISAK 8: Penentuan Apakah Suatu Perjanjian Mengandung Suatu Sewa; (c) ISAK 23: Sewa Operasi – Insentif; (d) ISAK 24: Evaluasi Substansi Beberapa Transaksi yang Melibatkan Suatu Bentuk Legal Sewa; dan (e) ISAK 25: Hak atas Tanah.

Diberlakukannya PSAK 72 dan 73 akan memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap banyak industri terutama logistik, ritel, kontrak konstruksi, pengembang, serta telekomunikasi. Untuk itu perusahaan diharapkan memiliki pemahaman yang memadai mengenai poin-poin yang perlu diperhatikan atas penerapan PSAK ini baik dari sisi akuntansi maupun perpajakan.

Seminar ini akan membahas implikasi penerapan PSAK 72 dan 73 terhadap laporan keuangan perusahaan mulai dari hal mendasar seperti identifikasi sewa dan kontrak sampai dengan aspek akuntansi dan perpajakannya.

Topik Pembahasan:

  1. Konsep dan ketentuan baru akuntansi pendapatan sesuai PSAK 72;
  2. Konsep dan ketentuan baru atas sewa dan kontrak bagi penyewa dan pesewa berdasarkan PSAK 73;
  3. Implikasi atas penerapan PSAK 72 dan 73 terhadap pencatatan dan laporan keuangan perusahaan;
  4. Aspek akuntansi untuk diperhatikan dalam penerapan PSAK 72 dan 73;
  5. Aspek perpajakan untuk diperhatikan perusahaan dalam penerapan PSAK 72 dan 73.

Waktu Seminar: 09:30 - 15:30

Biaya Pendaftaran: 
Harga Normal       Rp. 2,000,000  per peserta
Harga Early Bird   Rp. 1,800,000  per peserta (sampai dengan 14 Agustus 2019)
Harga Paket         Rp. 3,400,000  untuk 2 peserta. 
 

21 Aug 2019
Hotel Bidakara, Jakarta

  • Adi Rasidi, Partner KAP Razikun Tarkosunaryo
  • Sigit Wibowo, Director of Tax Compliance Services, MUC Consulting

IDR.2,000,000

Publication
Tax Guide, Tax Blitz, and other complimentary publications to download
Event
MUC Training schedule in 2019: Information and Registration
News
The latest tax related news, articles, infographic, video, and more
top button
Multi Utama Consultindo